Awal Mula Kerajaan Di Indonesia

Asal Mula Kerajaan Di Indonesia
Di salah satu warjok biasa tempat saya menulis sebuah artikel,kali ini memang belum ada ide apa yang harus aku tulis di blog Catatanku.Me tiba2 datang seorang teman lamaku sudah hampir 3 tahun kami tak bertemu karena kesibukan masing-masing saya bekerja serabutan termasuk menulis di blog ini,dan temanku masih kuliah di salah satu universitas ternama di Jakarta,kami saling berbincang hingga sampai membahas tentang Sejarah.
Singkat saja kurang lebih percakapan kami seperti berikut:
“Eh tau gak sih kerajaan yang pertama di Indonesia itu ada di daerah Sunda, bukan di kutai!” kata temanku yang tertarik dengan masalah sejarah hususnya daerah pasundan.
“Wah nu bener? (Wah yang benar) Tanya ku heran karena memang saya kurang begitu menarik membahas tentang Sejarah.
“iya bener, menurut data yang ku temukan selama ini, kerajaan pertama di Nusantara ini bukanlah dari kutai, tapi Salakanagara yang ada di wilayah Jawa Barat, sekarang masuk daerah banten, tepatnya di Pandeglang,”jawab teman ku.
Karena saya penasaran, saya pun langsung searching di google dan memang benar saya pun menemukan bahwa ada satu kerajaan kecil di Jawa barat yang bernama Salakanagara. Kerajaan ini mulanya ialah hanya sebuah pemukiman penduduk, tapi karena kedatangan orang - orang dari India yang masih berasal dari keluarga kerajaan kemudian menikah dengan salah satu penduduk setempat dan ia mendirikan sebuah kerajaan. Orang India tersebut ini masih keturunan kerajaan yang terusir dari wilayahnya lalu mencari tempat baru dan bertempat tinggal di daerah tersebut. Dan mendirikan kerajaan kecil yang di beri nama Salakanagara sekitar tahun 150 Masehi. Di daerah tersebut ditemukan peninggalan - peninggalan  sejarah seperti menhir dan dolmen. Atau Barang-barang antik yang terbuat dari batu,adalah ciri khas peninggalan pada masa purbakala.
Dan bukan hanya di Google saja, tapi juga saya menemukan dalam sejarah Jawa Barat yang menuliskan bahwa di daerah Sunda tersebut terdapat satu kerajaan munggaran atau Kerajaan Salakanagara. Hal ini telah diungkapkan di dalam buku Wangsakerta atau Nenek Moyangnya Sunan Gunung Djati  Cirebon. Beliau menulis sejarah di nusantara ini  salah satunya ialah tentang asal mula keberadaan tanah Pasundan.
Selama ini kita tau informasi tersebut yang memang barangkali kurang tepat ketika jaman kita sekolah SD dulu. Kita hanya tau bahwa kerajaan pertama di Nusantara ini ialah Kutai dan yang kedua kerajaan Tarumanagara yang berada di wilayah sunda  berdiri sekitar tahun 400 Masehi. Sebagian besar orang masih percaya bahwa kerajaan pertama di Nusantara tersebut adalah Kutai.
Namun ini bukanlah masalah pembelaan tapi masalah kebenaran sejarah yang seringkali di bolak balikan oleh penguasa.
Begitupun sudah bertahun-tahun lamanya kita hanya tahu bahwa huruf sunda yang asli tersebut ialah huruf Hanacaraka,
Tapi belakangan setelah di tela'ah lebih dalam ternyata bernama Kaganga. Semua huruf abjad kuno di Indonesia hampir sama memiliki corak seperti abjad/huruf Kaganga.
Kerajaan pertama di Nusantara ini ada di Sunda sangat Rasional. Hal ini berpijak bahwa sebenarnya seluruh kepulauan Nusantara pada mulanya bernama paparan Sunda, ada bagian -bagiannya seperti Sunda besar yang terdiri dari Sumatera, Jawa,dan Kalimantan yang mulanya tersatukan dengan daratan dan ada pula Sunda kecil yang terdiri dari Sumbawa, bali dan sekitarnya. 
                       Ilustrasi
Tapi karena bencana alam seperti Gempa besar yang mengakibatkan mencairkan es di kutub, yang akhirnya laut menjadi pasang sampai permukaan air lautpun  menjadi naik. Maka terbelahlah dataran tersebut menjadi puing yang ahirnya menjadi pulau pulau besar. Oleh karena itu kenapa selat Sunda sangat kecil atau mengapa Madura tidak jauh dengan pulau jawa karena awalnya mereka satu daratan. Hal ini diceritakan dengan jelas dalam sebuah buku penulis Prof. Santos yang berjudul ‘Atlantis, the loss of continental’. Bahkan di laut jawa itu sendiri, karena dulunya pernah ada sungai yang membentang sangat panjang, ada pula sungai di bawah laut yang berarti pernah adanya kehidupan pada jaman purbakala.
Walaupun para sejarawan ada yang pro dan kontra karena memang tidak ada peninggalan - peninggalan sejarah dari kerajaan itu dan juga buku wangsakerta dianggapnya terlalu modern, tentu saja barangkali waktu itu belum menghasilkan peninggalan yang sangat baik tidak seperti jaman sekarang apalagi diukur dengan aturan - aturan masa kini untuk syarat-syarat kerajaan.
Bukan cuma kerajaan, tapi juga Candi tertua di temukan masih di daerah Jawa Barat, adalah Candi Arwah yang berada di Batu Jaya Rengasdengklok wilayah Karawang. Dalam lingkungan candi tersebut tidak hanya di temukan tempat ibadah saja, tapi juga pusat peradaban waktu itu separti halnya jaman sekarang. Di sekitar candi Arwah ditemukan berbagai artefak peninggalan sejarah, seperti piring,gelas dari tanah dan pernak-pernik rumah lainnya"
Itulah beberapa obrolan dan pendapat saya pribadi,berdasarkan fakta di lapangan.
Sekali lagi, jika ini memang benar adanya, ini bukan pembelaan walaupun saya notabene nya orang Sunda, tapi pengungkapan fakta dari kebohongan - kebohongan penguasa sejarah terdahulu yang telah menyesatkan kebanyakan orang Indonesia. Dengan sejarah kita mengetahui jati diri yang sebenarnya dan identitasnya. Mereka harus tahu tentang sejarah bangsanya sendiri seperti kita tahu bagaimana perjuangan bangsa kita merebut kemerdekaan Indonesia sehingga kita bisa menghargai bangsa tercinta ini.
Mohon maaf jika ada kesalahan mohon berikan komentar anda sesuai fakta.
Terimakasih.

0 Response to "Awal Mula Kerajaan Di Indonesia"

Post a Comment