Lagu Kemarin Mencerminkan Keadaan Seventeen

inalilahi wa innailaihi rojiun
(Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)
Yah setiap makhluk hidup di bumi ini semuanya akan kembali kepada sang khalik,namun dari semua kematian itu macam - macam cara menghadapinya ada yang mati karena bunuh diri,ada yang karena sakit apa pula kecelakaan yang di sengaja atau pun tidak,namun apapun itu kematian adalah hak bagi setiap makhluk hidup,namun kali ini penulis tidak membahas tentang kematiannya,melainkan apa yang di tinggalkannya setelah kematian,kali ini penulis terinspirasi dari lagu Seventeen "Kemarin" yang telah di ciptakan oleh sang gitaris yang bernama Herman sekitar dua tahun lalu.
Salah satu lagu Seventeen yang berjudul Kemarin spontan saja menjadi viral setelah kejadian Tsunami di Selat Sunda kemarin yang menghilangkan nyawa para personel bandnya, hanya Ifan, sang vokalis yang.

Lirik lagu Kemarin ini public menganggap sangat mencerminkan apa yang terjadi pada band pelantun Menemukanmu tersebut.
Lagu "Kemarin" makin terasa memilukan, karena dirilis pada 21 Des 2016, yang lalu  dan tsunami menerjang laut selat sunda,pada 22 Des 2018. Istri Ifan, Sahara Dylan, pun ulang tahun di tanggal 23 Des 2018 kemaren. Ifan menanggapi tanggal-tanggal kebetulan ini.
"Wallahu a'lam, saya enggak mengerti juga kenapa bisa begitu, cuma memang dulu pas pertama kali diciptain lagunya, Herman almarhum." Ifan berhenti sejenak dan terlihat matanya berkaca - kaca melanjutkan bicaranya. "enggak biasanya ngomong temen almarhum, rasanya gimana,"  keterangannya pada tvOne, pada Rabu pagi, 26 Des 2018. Dia tampak tak kuat menahan duka di tinggal teman-temannya.
"Almarhum Herman ada yang bertanya, kok ini lagunya beda sendiri..?
Dia jawab gitu saja, " iya ini lagu tentang kematian," katanya setelah berusaha menahan rasa dukanya.
Kemudian ifan menambahkan, Herman, sang gitaris, tak menceritakan kisah di balik pembuatan lagu tersebut. Herman dikenalnya kerap berimajinasi saat membuat lagu.
"Tidak bilang sih ini based on siapa. Mas Herman sendiri memang suka berimajinasi sendiri kalau bikin lagu," tutur Ifan.
Dalam sebuah tragedi tsunami tersebut, bassis Seventeen, Bani, gitaris Herman, dan sang drummer, Andi, ditemukan tak bernyawa. Ifan pun kehilangan sang istri tercintanya, Dylan Sahara.
Mari kita doakan untuk semua korban Tsunami selat sunda semoga tenang di alam sana nanti,dan semoga ikhlas menerimanya bagi mereka yang di tinggalkan.
Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lagu Kemarin Mencerminkan Keadaan Seventeen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel