Pengrusakan Baliho dan Pengroyokan Ratna, Sama-sama Jadi Senjata untuk Menyerang Jokowi?

Tahun-tahun politik seperti sekarang ini, kita sebagai rakyat sering di hadirkan  dengan kejadian-kejadian yang terkait politik membuat pusing kepala. Kenapa buat pusing kepala? Karena kejadian yang dihadirkan bukanlah ide politik yang baik, tetapi politik yang mengajarkan menjadi buruk.

Ada isu PKI  dalam politik, ada isu juga SARA dalam politik, atau isu aseng dan antek asing. Bahayanya, isu-isu yang dibangun tersebut dipercayai meski tidak ada fakta dan datanya yang menguatkan isu tersebut. Bahkan tuduhan isu untuk sang presiden Jokowi ada kaitannya dengan Cina Dan PKI.
Ada Sekitar sembilan jutaan orang mempercayai isu tersebut, hal ini pernah disampaikan pak Jokowi langsung.
Isu-isu seperti hal ini sangatlah tidak berguna bagi anda yang mau berfikir atau  pemilih yang sehat.
Mereka para pemilih sehat membutuhkan adu program juga ide atau gagasan, agar bisa menilai siapa yang memang pantas untuk dipilih dan membawa bangsa ini menjadi demi kemajuan yang nyata, bukan adu domba belaka.
Selain isu-isu tersebut ada pula kejadian lain yang penulis rasa ada yang janggal. Hal janggal yang mempengaruhi pada politik adalah kejadian yang seakan-akan digunakan oleh kubu Jokowi, walaupun secara rincian politik, isu tersebut justru merugikan kubu Jokowi, atau isu tersebut justru mencoreng nama baik dari kubu Jokowi itu sendiri.
Kita ambil contoh mudah saja, kasus pengroyokan Ratna Sarumpaet. Secara kasat mata pun kita bisa langsung menilainya, bahwa buat apa team Jokowo melakukan pengroyokan kepada orang tua alias Ratna Sarumpaet yang juga salah satu orang penting dari kubu pemenangan Prabowo-Sandi? Tidak ada untungnya bagi kubu Jokowi melakukan pengeroyokan tersebut, malah itu merugikan tim pemenangan Jokowi sendiri. Tapi pada akhirnya, terkuak bonyoknya muka orang ini Ratna Sarumpaet hanya sinetron dan kebohongan alias Hoax yang dipakai untuk menyerang tim Jokowi.
Dan belum lama ini ada kasus balihoRaja Jokowi’. Secara perhitungan dalam politik, walaupun itu seolah dilakukan oleh tim Jokowi dan mengatas namakan PDI P, namun lagi lagi itu tidak ada untungnya sama sekali buat tim Jokowi itu sendiri, bahkan itu bisa merugikan Jokowi. Walaupun si penyebar spanduk tersebut mengaku dari simpatisan Jokowi, saya rasa bisa aja itu hanya alasan dan drama yang sama yang dilakukan oleh timnya Prabowo yaitu Ratna Sarumpaet. Dan jangan lupa namanya penjilat demi uang itu banyak.

Dan yang paling hot, ada pengerusakan baliho partai Demokrat dalam rangka menjamu SBY di Riau waktu lalu. Setelah tertangkap, si perusak baleo mengaku dari partai PDI P. Seperti yang telah di  ketahui bersama, saya pikir orang orang PDI P itu tidak bodoh sampai menyuruh orang untuk merusak spanduknya SBY. Secara perhitungan, tidak ada untungnya malah justru merugikan. Yang diuntungkan malah kubu oposisi karena mendapatkan senjata baru buat menyerang kubu Jokowi.
Maaf untuk kamu (pendukung setia Prabowo-$andi) lihatlah yang terjadi apa yang mereka lakukan hanyalah menghina tanpa fakta,menuduh tanpa data.
Bukan kah kita bangsa Indonesia identik dengan sopan santunnya?
Negara Indonesia yang berpenduduk lebih dari 250juta jiwa,apa yang terjadi setelah mereka berhasil memimpin negri ini?
Pemimpin yang arogan,grasak grusuk dalam mengambil tindakan,apakah pantas untuk di jadikan pemimpin?
Belum apa apa sudah berani memboikot media termasuk siaran televisi.
Saya tidak berani jamin kesejahteraan rakyat bakal terjadi,bahkan mungkin sebaliknya.
Tapi mau bagaimana lagi, sama dengan kasus pengeroyokan ibu Ratna Sarumpaet, atau kasus perusakan baliho Demokrat adalah senjata baru bagi kubu sebelah untuk menyerang Jokowi. Kita harus maklum jika SBY memasang muka sedih, dan Prabowo berteriak seperti memprovokasi yang terkait kejadian ini dengan mengancam “ hati-hati lo, kita juga punya kekuatan
Ini bangsa Indonesia pak,bangsa ini butuh pemimpin yang mampu menyatukan rakyat,yang mampu bekerja untuk rakyat,bukan hanya sekedar nyinyir - nyinyiran saja.
Maaf untuk anda yang membenci Paslon nomor urut 01 Jokowi - KH.ma'ruf untuk tidak memilihnya karena alasan tertentu,itu hak anda tapi tidak pantas rasanya untuk menghina atau menjelekan beliau.
Mari kita adu gagasan demi untuk kemajuan Indonesia.
Baca juga:
Dan Wajib Baca Untuk Kamu Gusdurian
Terimakasih sudah berkunjung

0 Response to "Pengrusakan Baliho dan Pengroyokan Ratna, Sama-sama Jadi Senjata untuk Menyerang Jokowi?"

Post a Comment