Inilah Roh Manusia Bersemayam Saat Kita Tidur

Sejatinya, tidur ialah sesuatu hal pokok untuk setiap makhluk hidup tanpa terkecuali.
Aktivitas tersebut bersifat fitrah dan natural yang sudah pasti dialami oleh setiap manusia.
Di sisi yang lainnya, tidur ternyata adalah indikasi kelemahan kita sebagai seorang manusia karena kita pasti membutuhkan istirahat yang cukup untuk melanjutkan berbagai macam aktivitas.
Tapi, di balik itu semua, tidur ternyata juga salah satu wujud nikmat serta rahmat dan keagungan  Allah yang maha kuasa.

Dalam aktivitas tersebut, tersirat hikmah serta kemaslahatan untuk para makhluk ciptaanya.
Banyak sekali firman Allah menerangkan di dalam kitab suci Al qur'an,berikut beberapa ayat Alqur'an yang menjelaskan  tentang hal tersebut,mari kita buka ayat yang pertama dari surat Ar rum ayat 23:
“Dan di antara salah satu kekuasaan allah ialah tidurmu di saat siang dan malam hari juga usahamu mencari rezeki sebagian dari karunia-Nya. Sebenarnya pada yang demikian ini benar-benar terdapat ciri - ciri bagi kaum yang mau mendengarkan”

Di ayat lain juga menjelaskan yaitu surat Al Qashahs ayat 73:
”Dan karena rahmat-Nya lah, Dia (Allah SWT) menjadikan untuk kamu siang dan malam, agar kamu beristirahat pada malam tersebut dan agar kamu mencari sebagian rezeki dari karunia-Nya (di siang hari) dan supaya kamu tetap bersyukur”

Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Maad menyatakan paling tidak ada dua manfaat penting dari aktivitas tidur. Yang pertama untuk menenangkan pikiran dan mengistirahatkan diri setelah beraktivitas atau bekerja pada siang hari. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat an baba ayat 9: ”Dan Kami jadikan tidurmu untuk beristirahat”

Yang kedua, untuk mengoptimalkan sebuah proses pencernaan makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh. Karena saat tidur, panas tubuh yang alami meresap ke dalam tubuh hingga membantu mempercepat proses pencernaaan tersebut.
Pada waktu tidur, tentu saja kita tidak sadar dan tidak bisa mengingat apa-apa hingga banyak orang - orang berkata bahwa tidur ialah kematian sementara yang di rasakan oleh manusia.
Kalau memang seperti itu, laku muncul pertanyaan di manakah perginya roh manusia ketika tidur sebelum ia kembali lagi ke tubuhnya?
Secara ilmu teknologi, hal tersebut tentu saja susah untuk dijelaskan,  TAPI TIDAK DENGAN Al qu'ran.

Di dalam kitab suci tersebut, sudah terkumpul semua jawaban - jawaban atas semua permasalahan, termasuk juga penjelasan tentang tidur yang dirasakan oleh setiap manusia.
Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an surah Az-Zumar ayat 42 “Allah memegang jiwa mereka (manusia) ketika matinya dan juga (memegang) jiwa (manusia) yang belum mati di saat tidurnya; maka Dia (Allah) tahan jiwa (manusia) yang sudah Dia tetapkan kematiannya kemudian Dia melepaskan jiwa yang lainnya sampai waktu yang allah tentukan.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”

Dan juga ayat lainnya dalam Alquran Al-An’am surah 60 sampai 61 menyebutkan,
“Dan Dialah (Allah) yang menidurkan kamu pada malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, lalu Dia membangunkanmu di siang hari untuk disempurnakan umur mu yang telah allah tentukan, lalu hanya kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia (Allah) memberitahukan untuk mu apa yang dahulu kamu kerjakan. Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba - hambaNya, dan diutus-Nya kepadamu para malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara mu, ia diwafatkan oleh para malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.”

Dua firman Allah SWT dalam Alquran tersebut jelas menyatakan bahwa nasib roh orang - orang yang mati, baik itu mati yang sebenarnya ataupun mati hanya sementara yaitu tidur, ada dalam genggaman Allah SWT yang maha menghidupkan dan mematikan serta tidak bergentayangan seperti anggapan banyak orang selama ini.
Perbedaannya, orang yang sedang tidur atau mati sementara, Allah SWT mengembalikan roh tersebut kepada jasadnya sampai pada waktu atau umur yang Allah tentukan, Allah maha besar,Allah maha kuasa atas segalanya.
Jadi, anggapan orang - orang itu sangat salah kalau ada yang bilang bahwa roh tidak akan kembali masuk  ke dalam tubuh manusia kalah seseorang itu saat tidurnya dicoret-coret wajahnya .


Manusia tidak pernah tahu apa yang telah terjadi ketika kita tidur dan kita pun tak pernah tahu apakah Allah SWT akan menahan roh kita atau mungkin melepaskannya kembali untuk masuk ke tubuhnya.
Maka dari itu, Rasulullah SAW bersabda.
Di riwayatkan dari Abu Hurairah r.a., bahwasannya Nabi Muhammad SAW bersabda, “jika salah seorang di antara kamu bangun dari tidurnya, lalu kembali lagi, hendaklah ia mengibas-ngibaskan kainnya sebanyak tiga kali (sebelum tidur pada tempat tidurnya). Sesungguhnya ia tidak mengetahui apa yang terjadi saat ia meninggalkannya. Dan apabila berbaring, hendaklah ia membaca : ‘Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, Rabb-ku, aku meletakkan lambungku (tidur), dan dengan-Mu pula aku mengangkatnya (bangun). Apabila Engkau menahan diriku (mati), sayangilah aku. Namun bila Engkau melepaskannya (hidup), peliharalah ia sebagaimana Engkau telah pelihara dengannya hamba-hamba-Mu yang shalih”.
Semoga kita semua selalu di jaga dari kemaksiatan sebelum atau setelah bangun tidur,karena memang usia tidak ada yang tau kapan roh kita di tahan sementara ketika kita tidur,atau mungkin di tahan selamanya.
Semua itu hanya Allah lah sang pemilik dari roh - roh tersebut.
Terimakasih sudah mau berkunjung,jika ada kritik dan sarannya silahkan berkomentar di bawah artikel ini.
Sumber: arikel nulis.babe.news
Sumber imeg: pixabay

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Inilah Roh Manusia Bersemayam Saat Kita Tidur"

  1. Ane baca dri awal ampe akhir nyaman dibaca dikarenakan kata katany okee (y)

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel